Devisi Penerangan, Sosial Budaya dan Pendidikan mentargetkan adanya arus informasi yang lancar dari Rusia untuk semua kalangan di Indonesia tanpa kecuali, meningkatkan citra Indonesia, lebih memperkenalkan budaya nasional dan meningkatkan kerjasama pendidikan antara kedua belah pihak.
Untuk menopang hal tersebut, maka kerjasama dengan media masa dan kalangan publik menjadi sangat penting. Dalam era informasi yang serba cepat ini kegiatan yang dilaksanakan harus dikemas secara cantik untuk kemudian disajikan dalam etalase yang menarik sehingga banyak manfaat bisa dipetik. Demokrasisasi dan masyarakat Indonesia yang toleran misalnya merupakan bahan baku yang harus terus digembar gemborkan. Ini semua akan bedampak pada peringatan apresiasi terhadap Indonesia serta kunjungan turis Rusia yang lebih banyak. Sementara itu, aneka kendala dalam meningkatkan kerjasama pendidikan dihapuskan agar ”gap” budaya Indonesia-Rusia selama Orde Baru dapat secara pasti dikikis.
Dalam merealisasikan target yang dicanangkan oleh Duta Besar tersebut, selama tahun 2008 maka telah dilaksanakan kegiatan penyebaran informasi ke dalam Rusia maupun ke Indonesia secara massif dari waktu ke waktu baik dalam bentuk press gathering, wawancara, shoting televisi dan lainnya. Agar efektif maka kegiatan semacam ini dilaksanakan nyaris seminggu dua kali. Untuk meningkatkan pemahaman sosial budaya Indonesia, maka KBRI antara lain mendatangkan guru tari dari Indonesia untuk mengajar anak-anak Indonesia dan Rusia serta melakukan pentas budaya di setiap kesempatan.
Tidak hanya itu, pemuda pencinta Indonesia juga dirangkul untuk terus bisa mendalami kazanah budaya nusantara, melakukan penerbitan buletin Tanah Air bulanan serta mengelola website. Adapun di sektor pendidikan, langkah-langkah pentingnya mencakup pembuatan Buku Saku Mahasiswa, pendekatan kepada Pemerintah Rusia baik di Moskow maupun Kedubes Rusia di Jakarta, serta menfasilitasi kerjasama pendidikan antara univerisitas di kedua belah pihak. Pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia yang saat ini mencapai 90 orang dan mahasiswa Rusia di Indonesia yang baru 6 orang.